Menguji Performa Gaming Infinix Hot 50 Pro Plus: Libas Game Berat Tanpa Lag?

Infinix Hot 50 Pro Plus
Infinix Hot 50 Pro Plus

Menguji Performa Gaming Infinix Hot 50 Pro Plus: Libas Game Berat Tanpa Lagi? Dunia smartphone kelas menengah (entry-to-mid range) kembali diguncang oleh gebrakan terbaru dari Infinix.

Melalui Infinix Hot 50 Pro Plus (Infinix Hot 50 Pro+), pabrikan yang terkenal dengan jargon value-for-money ini mencoba mendobrak batasan desain dan performa.

Datang dengan profil bodi yang sangat tipis dan layar melengkung premium, banyak yang bertanya-tanya: apakah performa gaming-nya juga “seksi” seperti tampilannya? Ataukah bodi tipis ini justru menyimpan masalah overheat saat diajak bermain game berat?

Menguji Performa Gaming Infinix Hot 50 Pro Plus: Libas Game Berat Tanpa Lag?

Jika Anda seorang gamer dengan budget terbatas yang sedang mengincar smartphone ini, Anda berada di tempat yang tepat.

Admin tigapuluh kali ini akan mengulas secara mendalam (in-depth review) secara tuntas dan menguji performa gaming Infinix Hot 50 Pro Plus saat melindas berbagai game populer, mulai dari game kasual, MOBA, hingga game pemakan daya seperti Genshin Impact.

Mari kita bedah satu per satu!

Spesifikasi Dapur Pacu: Apa yang Menggerakkan Infinix Hot 50 Pro Plus?

Sebelum kita masuk ke skenario pengujian di lapangan, sangat penting untuk melihat “isi jeroan” dari smartphone ini.

Infinix tidak hanya menjual tampang lewat desain 3D-Curved SlimEdge berukuran 6.8 mm saja, melainkan juga menyematkan perangkat keras baru yang cukup menarik di kelasnya.

Berikut rincian spesifikasi teknis utama yang menjadi modal utama Infinix Hot 50 Pro Plus untuk menjalankan aktivitas gaming:

Chipset / Otak Dapur Pacu: MediaTek Helio G100 dengan arsitektur fabrikasi 6 nanometer yang sangat efisien.

Prosesor (CPU): Octa-core yang terdiri dari 2 inti performa Cortex-A76 berkecepatan 2.2 GHz dan 6 inti hemat daya Cortex-A55 berkecepatan 2.0 GHz.

Pengolah Grafis (GPU): Mali-G57 MC2 untuk menangani rendering visual 3D.

Kapasitas RAM: 8 GB LPDDR4X yang didukung fitur Extended RAM hingga tambahan 8 GB virtual.

Media Penyimpanan (Storage): Pilihan 128 GB atau 256 GB berbasis teknologi UFS 2.2 yang responsif.

Sektor Layar: 6.78 inci 3D-Curved AMOLED, resolusi Full HD+, dengan dukungan Refresh Rate mencapai 120Hz.

Kapasitas Baterai: 5000 mAh yang dibekali pengisian daya cepat 33W Advanced FastCharge.

Sistem Operasi: XOS 14.5 yang dikembangkan berbasis Android 14.

Menakar Kekuatan MediaTek Helio G100

Bintang utama pada sektor performa hp ini adalah penggunaan chipset MediaTek Helio G100.

Sebagai suksesor spiritual dari Helio G99 yang sangat legendaris di kelas terjangkau, Helio G100 membawa optimasi arsitektur fabrikasi 6 nanometer yang lebih efisien dalam manajemen daya dan suhu.

Dikombinasikan dengan RAM 8 GB yang besar, perpindahan antar-aplikasi dan manajemen background process saat game berjalan terasa sangat lega.

Sektor storage berjenis UFS 2.2 juga memastikan kecepatan loading game tidak lambat layaknya memori eMMC pada hp jadul.

Impresi Layar: Pengalaman Visual AMOLED 120Hz

Bermain game bukan hanya soal kelancaran frame rate, melainkan juga kenyamanan mata.

Di sinilah Infinix Hot 50 Pro Plus memberikan pukulan telak bagi para pesaingnya di segmen harga dua jutaan.

Layar lengkung 3D-Curved AMOLED berukuran 6.78 inci milik ponsel ini menawarkan reproduksi warna yang sangat matang berkat cakupan 100% DCI-P3 Color Gamut.

Saat digunakan bermain game bertema fantasi yang kaya warna, visual yang disajikan terlihat sangat hidup.

Ditambah lagi dengan dukungan refresh rate 120Hz dan touch sampling rate mencapai 360Hz (hingga instant touch sampling rate 2160Hz), responsivitas layar saat melakukan flick atau eksekusi komando mikro terasa instan dan minim delay.

Kecerahan puncak hingga 1300 nits juga membuat hp gaming murah ini tetap nyaman dimainkan di area luar ruangan (outdoor) di bawah terik matahari.

Real Game Test: Menguji Infinix Hot 50 Pro Plus di Berbagai Game

Sekarang, mari kita masuk ke menu utama: pengujian gaming secara riil.

Kami menguji lima game populer dengan karakteristik beban kerja (workload) GPU dan CPU yang berbeda untuk melihat di mana batas kemampuan hp tertipis di dunia ini.

1. Mobile Legends: Bang Bang (MLBB)

Sebagai game MOBA paling populer, Mobile Legends menjadi santapan wajib. Di Infinix Hot 50 Pro Plus, game ini mendeteksi pengaturan grafis hingga Ultra dengan opsi frame rate Super.

Hasil Performa: Selama pertempuran 5v5 yang intens termasuk saat war besar memperebutkan Lord, frame rate stabil di angka 58-60 FPS tanpa ada penurunan performa (stuttering) yang berarti.

Pengalaman Bermain: Kontrol analog virtual terasa sangat mulus berkat respon sentuhan yang presisi. Infinix mengklaim baterai hp ini sanggup bertahan hingga 7,5 jam hanya untuk bermain MLBB, dan pengujian kami menunjukkan konsumsi daya yang sangat efisien.

2. League of Legends: Wild Rift

Game MOBA dari Riot Games ini dikenal memiliki aset visual yang lebih berat dan menuntut spesifikasi lebih tinggi dibanding kompetitornya.

Hasil Performa: Menariknya, Infinix Hot 50 Pro Plus sanggup membuka opsi kustomisasi grafik hingga 120 FPS jika Anda memadukannya dengan resolusi medium.

Pengalaman Bermain: Gameplay terasa luar biasa halus. Menggunakan layar 120Hz berpadu dengan game yang mendukung 120 FPS memberikan keuntungan kompetitif yang nyata karena animasi gerakan champion terlihat sangat presisi.

Suhu bodi terasa sedikit hangat setelah 40 menit, tetapi tidak sampai mengganggu kenyamanan jemari.

3. Call of Duty Mobile (CODM)

Beralih ke game bergenre First-Person Shooter (FPS) yang membutuhkan stabilitas frame rate konstan demi akurasi tembakan.

Hasil Performa: Pengaturan terbaik yang direkomendasikan adalah grafis Medium dengan frame rate High.

Pengalaman Bermain: Pada mode Multiplayer (5v5), game berjalan lancar tanpa hambatan.

Namun, ketika beralih ke mode Battle Royale yang memiliki peta (map) sangat luas dengan banyak pemain, terkadang dijumpai adanya micro-stuttering atau penurunan frame rate sesaat ketika merrender objek bangunan dari kejauhan.

Meski demikian, game ini masih sangat layak dimainkan secara kompetitif.

4. Genshin Impact

Ini adalah ujian terberat bagi setiap hp kelas menengah. Genshin Impact terkenal sebagai “penghancur” smartphone karena beban komputasi grafis 3D terbuka (open-world) yang sangat masif.

Hasil Performa: Untuk mendapatkan pengalaman bermain yang paling nyaman, kami sangat menyarankan pengaturan grafis disetel ke Lowest (Kanan Kiri) dengan opsi 60 FPS.

Pengalaman Bermain: Saat menjelajahi peta atau sekadar menyelesaikan harian (daily commissions), performanya tergolong lumayan stabil di kisaran 35-45 FPS.

Namun, saat terjadi pertempuran sengit yang melibatkan banyak efek elemental (seperti reaksi Swirl atau Burgeon), frame drops tidak bisa dihindari.

Catatan Suhu: Karena bodinya yang ultra-tipis (6.8 mm), ruang disipasi panas internal menjadi terbatas.

Setelah sekitar 20 menit bermain Genshin Impact, bodi belakang hp mulai terasa panas, yang kemudian memicu sistem untuk melakukan thermal throttling (menurunkan performa secara otomatis demi menjaga suhu komponen).

Fitur Pendukung Gaming: Audio JBL dan Bypass Charging

Infinix tampaknya paham betul bahwa kenyamanan gaming tidak melulu soal System-on-Chip (SoC).

Oleh karena itu, mereka menyuntikkan beberapa fitur premium yang biasanya absen di kelas harga terjangkau:

Speaker Stereo True Tuning by JBL

Infinix Hot 50 Pro Plus dilengkapi dengan sistem dual speaker stereo yang diracik langsung oleh JBL.

Suara yang dihasilkan tidak cempreng, melainkan memiliki separasi yang jelas antara sisi kiri dan kanan.

Ini sangat membantu dalam game FPS seperti CODM atau PUBG Mobile untuk mendengarkan arah datangnya langkah kaki musuh tanpa harus selalu memakai earphone.

Bypass Charging (Fitur Wajib Gamer)

Salah satu fitur paling impresif di hp ini adalah dukungan teknologi proteksi pengisian daya yang mencakup kemampuan Bypass Charging.

Saat Anda bermain game sambil mencolokkan kabel charger, daya listrik dari adaptor 33W akan langsung dialirkan untuk menyuplai motherboard tanpa melewati proses pengisian sel baterai terlebih dahulu.

Proses mengisi baterai sambil menggunakan hp adalah penyebab utama panas berlebih (overheat).

Dengan fitur Bypass Charging, suhu perangkat tetap terjaga dingin, performa gaming stabil lebih lama, dan kesehatan jangka panjang baterai (battery health) Anda tetap awet hingga bertahun-tahun.

Kelebihan dan Kekurangan Infinix Hot 50 Pro Plus untuk Gaming

Berdasarkan seluruh rangkaian uji coba dan kompilasi data benchmark teknis terbaru, berikut adalah rangkuman poin plus dan minus dari Infinix Hot 50 Pro Plus dalam skenario penggunaan gaming:

Kelebihan

Desain Ergonomis Terkini: Bodi melengkung 3D tipis 6.8 mm dan berat hanya 162 gram membuatnya sangat ringan di tangan, mencegah pergelangan tangan lelah saat sesi gaming marathon.

Layar AMOLED 120Hz Kelas Atas: Visual sangat memanjakan mata dengan respon sentuh instan.

Chipset Helio G100 Efisien: Performa harian dan game kasual/MOBA sangat mulus berkat manajemen fabrikasi 6 nm.

Ada Fitur Bypass Charging: Bermain game sambil diisi daya tidak lagi menakutkan bagi kesehatan baterai.

Sertifikasi Fluency 5 Tahun dari TUV: Menjamin bahwa performa antarmuka dan sistem hp tidak akan melambat secara drastis setelah bertahun-tahun pemakaian.

Kekurangan

Disipasi Panas Terbatas: Desain tipis berdampak pada retensi suhu bodi yang lebih cepat hangat saat menangani heavy rendering dalam durasi lama.

Belum Mendukung Jaringan 5G: Mengingat harganya yang ekonomis, chipset Helio G100 masih terbatas pada konektivitas 4G LTE saja.

Kurang Cocok untuk Settingan Grafis Rata Kanan Game Berat: Bukan pilihan utama jika tujuan Anda adalah bermain game sekelas Genshin Impact atau Wuthering Waves pada kualitas visual tertinggi.

Kembali ke pertanyaan awal: Apakah Infinix Hot 50 Pro Plus mampu melibas game berat tanpa lag?

Jawabannya adalah bisa, dengan catatan dan kompromi tertentu.

Untuk game-game arus utama (mainstream) seperti Mobile Legends, Free Fire, Wild Rift, dan PUBG Mobile, hp ini sanggup melibasnya dengan sangat mulus, lancar, dan tanpa kendala laging yang berarti.

Kehadiran layar AMOLED 120Hz dan speaker ganda JBL benar-benar menaikkan level pengalaman bermain ke standar yang lebih tinggi.

Namun, jika ekspektasi Anda adalah bermain game kelas berat berspesifikasi monster seperti Genshin Impact dengan grafis rata kanan secara smooth, Infinix Hot 50 Pro Plus tentu memiliki keterbatasan natural sebagai hp kelas dua jutaan.

Anda harus rela menurunkan pengaturan grafis ke tingkat terendah agar gameplay tetap berjalan stabil.

Secara keseluruhan, bagi Anda yang mencari keseimbangan antara smartphone berpenampilan super mewah, nyaman digenggam, andal untuk kebutuhan multimedia harian, sekaligus tangguh untuk kompetisi game MOBA harian, Infinix Hot 50 Pro Plus adalah salah satu opsi terbaik dan paling worth it di kelas harganya saat ini!

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *