Cara Membuat QRIS untuk Usaha Terbaru: Panduan Lengkap dan Mudah. Di era digital seperti sekarang, pembayaran nontunai semakin menjadi pilihan utama konsumen di Indonesia.
Bagi pemilik usaha kecil menengah (UMKM) atau bisnis besar, memiliki QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) bisa menjadi kunci untuk meningkatkan penjualan dan efisiensi operasional.
QRIS adalah sistem pembayaran berbasis QR code yang dikembangkan oleh Bank Indonesia, memungkinkan pelanggan membayar menggunakan berbagai aplikasi e-wallet atau mobile banking tanpa ribet.
Cara Membuat QRIS untuk Usaha Terbaru: Panduan Lengkap dan Mudah
Artikel ini akan membahas secara lengkap cara membuat QRIS untuk usaha Anda, berdasarkan sumber resmi dan terpercaya, dengan langkah-langkah praktis yang bisa langsung diterapkan. Mari kita mulai!
Cara Membuat QRIS, Cocok untuk Pelaku UMKM
QRIS adalah standar kode QR nasional yang memungkinkan satu kode untuk menerima pembayaran dari semua aplikasi digital, seperti GoPay, OVO, DANA, ShopeePay, hingga mobile banking bank-bank besar.
Diluncurkan oleh Bank Indonesia sejak 2019, sistem ini telah berkembang pesat. Hingga akhir 2024, transaksi QRIS mencapai miliaran rupiah setiap bulannya, dan pada 2025, penggunaannya diprediksi semakin meroket berkat dukungan pemerintah untuk digitalisasi UMKM.
Manfaat utama bagi usaha
- Kemudahan Transaksi: Pelanggan cukup scan kode, tanpa perlu uang tunai atau EDC fisik.
- Peningkatan Penjualan: Jangkau lebih banyak pelanggan yang preferensi nontunai, terutama generasi muda.
- Efisiensi Operasional: Kurangi biaya pengelolaan kas, hilangkan risiko uang palsu, dan catat transaksi secara otomatis.
- Keamanan Tinggi: Enkripsi data dan verifikasi multi-lapis mencegah penipuan.
- Promosi Bisnis: Tampil lebih modern, bisa integrasikan dengan promo dari penyedia seperti cashback.
Menurut data terbaru dari Bank Indonesia, lebih dari 30 juta merchant telah menggunakan QRIS pada awal 2025, dengan pertumbuhan signifikan di sektor UMKM.
Ini membuktikan bahwa QRIS bukan lagi opsional, tapi kebutuhan untuk bersaing di pasar digital.
Persyaratan Membuat QRIS untuk Usaha
Sebelum mendaftar, siapkan dokumen-dokumen ini. Persyaratan bisa sedikit berbeda antar penyedia, tapi secara umum untuk usaha kecil seperti warung atau toko online, tidak terlalu rumit. Berdasarkan regulasi Bank Indonesia, NPWP tidak selalu wajib untuk UMKM mikro.
- Identitas Pribadi: KTP asli pemilik usaha atau penanggung jawab (harus jelas, tidak buram).
- Dokumen Usaha: Surat Izin Usaha Mikro Kecil (IUMK), Nomor Induk Berusaha (NIB), atau SIUP jika usaha berbadan hukum. Untuk usaha kecil, surat keterangan usaha dari kelurahan sering cukup.
- Bukti Lokasi: Foto lokasi usaha (tampak depan dan dalam) untuk verifikasi.
- Rekening Bank: Nomor rekening aktif atas nama pemilik atau usaha, dari bank Indonesia seperti BCA, BRI, atau Mandiri.
- Kontak: Nomor HP aktif dan email untuk verifikasi OTP serta notifikasi.
- Opsional: NPWP pribadi atau perusahaan, Kartu Keluarga (KK) jika diminta, dan akta pendirian untuk bisnis besar.
Biaya pendaftaran biasanya gratis, tapi ada Merchant Discount Rate (MDR) sekitar 0,7% per transaksi sesuai aturan BI.
Untuk UMKM, beberapa penyedia tawarkan MDR lebih rendah atau promo nol biaya awal.
Cara Buat QRIS untuk Usaha Biar Bisnis Makin Praktis
Langkah-Langkah Membuat QRIS untuk Usaha
Prosesnya sederhana dan bisa dilakukan online dalam hitungan hari. Ikuti panduan ini berdasarkan prosedur resmi dari Bank Indonesia dan penyedia terkemuka.
Pilih Penyedia Jasa Pembayaran (PJP) yang Berizin BI: Mulai dari daftar PJP resmi di situs Bank Indonesia (bi.go.id/qris).
Pilih yang sesuai kebutuhan, seperti bank untuk integrasi rekening atau fintech untuk kemudahan app. Contoh: Midtrans untuk bisnis online, atau DANA untuk UMKM mobile. Pastikan PJP memiliki izin untuk menghindari masalah hukum.
Daftar Melalui Situs atau Aplikasi PJP: Kunjungi website/aplikasi penyedia (misalnya, dashboard.midtrans.com/register atau app Fastpay). Isi formulir dengan data usaha: nama bisnis, alamat, kategori (misalnya makanan, retail), dan unggah dokumen. Untuk Midtrans, verifikasi email setelah daftar.
Verifikasi Data: Tunggu proses verifikasi oleh tim PJP (1-7 hari kerja). Jika ada kekurangan, mereka akan hubungi via email atau WhatsApp. Pastikan nama pemilik sesuai KTP untuk menghindari penolakan.
Aktivasi dan Dapatkan Kode QR: Setelah disetujui, Anda akan menerima Merchant ID dan kode QR digital. Pilih tipe: Static (tetap, untuk usaha kecil) atau Dynamic (otomatis per transaksi, untuk bisnis besar). Cetak kode pada kertas berkualitas atau pesan stiker resmi.
Tes dan Gunakan: Lakukan transaksi uji coba dengan scan dari app pribadi. Tempatkan QR di lokasi strategis seperti kasir, dan promosikan ke pelanggan. Pantau transaksi via dashboard penyedia untuk laporan real-time.
Proses ini bisa lebih cepat jika dokumen lengkap, dan pada 2025, banyak PJP tawarkan aktivasi instan untuk UMKM.
Penyedia QRIS Terbaik untuk UMKM 2025
Pilih penyedia berdasarkan kemudahan, biaya, dan fitur. Berikut rekomendasi teratas berdasarkan ulasan dan popularitas:
Bank Tradisional: BRI atau Mandiri – Cocok untuk usaha dengan rekening existing, biaya rendah, dan dukungan cabang luas.
Fintech E-Wallet: DANA atau GoPay – Registrasi cepat via app, promo cashback, ideal untuk usaha mobile seperti food truck.
Payment Gateway: Midtrans atau Ayolinx – Terintegrasi dengan e-commerce, settlement dana cepat (1-2 hari), dan user-friendly untuk online shop.
Lainnya: Fastpay untuk UMKM pemula, dengan paket bisnis mulai dari Starter.
Pada 2025, penyedia seperti OY! Indonesia dan Mitra Bukalapak fokus pada real-time monitoring, membuatnya cocok untuk bisnis cepat bergerak.
Mengenal QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard)
Tips Sukses Menggunakan QRIS di Usaha Anda
Promosikan Aktif: Beritahu pelanggan via poster atau media sosial bahwa usaha Anda terima QRIS untuk tarik lebih banyak transaksi.
Integrasikan dengan Sistem: Gunakan app kasir seperti Kasir Pintar untuk pencatatan otomatis.
Jaga Keamanan: Hindari Wi-Fi publik saat cek dashboard, dan periksa transaksi harian untuk deteksi anomali.
Pantau Batas: Transaksi maksimal Rp5 juta per hari sesuai regulasi BI; sesuaikan dengan skala usaha.
Update Data: Laporkan perubahan usaha ke PJP untuk menjaga akun aktif.
Manfaatkan Promo: Ikuti program BI seperti inklusi keuangan untuk UMKM, yang tawarkan subsidi MDR pada 2025.
Mulai Digitalisasi Usaha Anda Sekarang!
Membuat QRIS untuk usaha bukanlah hal sulit, cukup ikuti langkah-langkah di atas dan pilih penyedia terpercaya.
Dengan QRIS, bisnis Anda akan lebih kompetitif di tengah tren nontunai yang semakin dominan pada 2025. Jika Anda UMKM, manfaatkan dukungan pemerintah untuk registrasi gratis dan pelatihan.
Segera daftar hari ini, dan rasakan kemudahan transaksi yang bisa dorong pertumbuhan usaha hingga 20-30% seperti banyak merchant sukses. Punya pertanyaan? Cek situs BI atau hubungi PJP pilihan Anda. Selamat berbisnis!












