TIPS  

Hidung Tersumbat Sebelah: Penyebab, Gejala dan Cara Mengatasinya Secara Efektif

Ilustrasi: Hidung Seperti Tersumbat tapi Tidak Pilek
Ilustrasi: Hidung Seperti Tersumbat tapi Tidak Pilek

Hidung Tersumbat Sebelah: Penyebab, Gejala dan Cara Mengatasinya Secara Efektif. Hidung tersumbat memang bukan kondisi serius pada banyak kasus, tapi ketika hanya satu sisi hidung yang tersumbat, hal ini bisa sangat mengganggu aktivitas dan kenyamanan tidur Anda.

Admin tigapuluh kali ini akan membahas secara lengkap penyebab, gejala, cara mengatasi dan kapan perlu berkonsultasi dengan tenaga medis.

Hidung tersumbat sebelah adalah kondisi ketika salah satu lubang hidung terasa mampet atau tersumbat sehingga airflow tidak lancar pada sisi tersebut.

Hidung Tersumbat Sebelah: Penyebab, Gejala dan Cara Mengatasinya Secara Efektif

Dalam banyak kasus, hal ini bisa terjadi secara normal karena tubuh memang memiliki siklus hidung alami (nasal cycle) di mana pembuluh darah dan jaringan hidung bergantian membesar dan mengecil dalam 4 – 6 jam sehingga satu lubang hidung terasa lebih tersumbat daripada yang lain.

Penyebab Hidung Tersumbat Sebelah

Berikut ini beberapa penyebab umum mengapa hidung bisa tersumbat hanya pada satu sisi:

1. Siklus Hidung (Normal)

Ini adalah fenomena fisiologis normal. Hidung akan bergantian tersumbat di satu sisi untuk memberi istirahat pada sisi yang lain.

2. Deviated Septum (Septum Menyimpang)

Septum adalah dinding pembatas antara kedua lubang hidung.

Jika miring atau melengkung, dapat menyebabkan salah satu sisi lebih sempit dan rentan tersumbat.

3. Alergi

Paparan allergen seperti debu, bulu hewan atau serbuk sari bisa memicu reaksi berlebih di hidung sehingga salah satu sisi mengalami pembengkakan jaringan.

4. Infeksi (Flu, Sinusitis)

Virus flu atau peradangan sinus dapat meningkatkan produksi lendir dan menyebabkan sumbatan hanya di satu sisi.

5. Polip Hidung

Ini adalah pertumbuhan jaringan lunak di dalam hidung yang dapat menyumbat salah satu lubang hidung secara signifikan.

6. Iritasi Udara & Lingkungan

Asap rokok, polusi dan udara kering bisa menyebabkan hidung iritasi dan penyumbatan.

7. Benda Asing Dalam Hidung (Terutama pada Anak-anak)

Kondisi ini umum terjadi pada anak kecil yang memasukkan benda kecil ke dalam lubang hidung.

Gejala Hidung Tersumbat Sebelah yang Perlu Diwaspadai

Beberapa gejala yang sering dirasakan adalah:

Sesak napas melalui salah satu lubang hidung
Rasa penuh/tekanan di wajah atau sinus
Lendir tebal berwarna kuning atau hijau
Kebiasaan sering membuang ingus pada satu sisi

Gangguan tidur karena napas tidak lancar

Jika hidung tersumbat berlangsung lebih dari 10 hari, disertai demam atau lendir berwarna pekat, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter.

Cara Mengatasi Hidung Tersumbat Sebelah di Rumah

Anda dapat mencoba tips berikut untuk meredakan gejala:

1. Saline Nasal Spray atau Pencucian Hidung

Larutan garam (saline) membantu membersihkan lendir dan melembapkan selaput hidung.

2. Minum Air yang Cukup

Tubuh yang terhidrasi akan membantu mencairkan lendir sehingga lebih mudah keluar dari hidung.

3. Hirup Uap Hangat

Menghirup uap dari air panas dapat membantu melegakan hidung tersumbat.

4. Tidur dengan Kepala Lebih Tinggi

Meninggikan posisi kepala saat tidur dapat membantu mengurangi pembengkakan di saluran hidung.

5. Hindari Alergen & Iritan

Kurangi paparan terhadap debu, asap rokok maupun polusi udara.

6. Obat Dekongestan atau Antihistamin

Obat ini dapat meredakan pembengkakan pada saluran hidung, tetapi sebaiknya berkonsultasi dengan apoteker atau dokter terlebih dahulu.

Kapan Harus ke Dokter?

Segera periksa ke dokter jika:

Sumbatan tidak kunjung hilang
Disertai nyeri hebat atau darah keluar dari hidung

Kesulitan bernapas yang parah

Lendir berubah warna atau berbau tidak sedap

Gejala disertai demam tinggi

Beberapa kasus serius seperti yang disebabkan oleh polip atau masalah struktur hidung bisa memerlukan penanganan medis atau tindakan spesialis THT (Telinga, Hidung & Tenggorokan).

Hidung tersumbat sebelah sering kali bukan kondisi berbahaya dan bisa hilang setelah beberapa hari.

Namun, jika gejala berlangsung lama atau sangat mengganggu, perlu mendapatkan pemeriksaan medis lebih lanjut.

Mengombinasikan perawatan rumah dan perubahan gaya hidup seperti menjaga kelembapan udara dan menghindari alergi dapat membantu mempercepat pemulihan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *