BISNIS  

Harga Cabai dan Minyak Goreng di Jawa Timur Meroket, Berikut Update Harga Pangan Hari Ini

Harga Cabai dan Minyak Goreng di Jawa Timur Meroket, Berikut Update Harga Pangan Hari Ini. Kabar kurang sedap kembali datang dari dapur masyarakat Jawa Timur.

Memasuki pertengahan Mei 2026, sejumlah bahan pangan pokok atau sembako mulai menunjukkan tren kenaikan harga yang cukup signifikan.

Fenomena fluktuasi ini memaksa para ibu rumah tangga untuk lebih jeli dalam mengatur strategi belanja harian.

Berdasarkan data terbaru dari Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siskaperbapo) Jawa Timur pada Rabu (13/5), kenaikan harga yang paling terasa ada pada komoditas cabai dan minyak goreng.

Cabai Merah Besar Pimpin Kenaikan Harga

Pencinta masakan pedas tampaknya harus sedikit menahan diri.

Hari ini, cabai merah besar mencatatkan kenaikan tertinggi sebesar Rp 846 (1,83%), yang membawa harganya ke angka Rp 46.940 per kilogram.

Tak hanya itu, saudara mudanya yakni cabai rawit merah masih bertengger di harga yang cukup tinggi, menyentuh Rp 68.374 per kilogram.

Sektor minyak goreng juga tak mau ketinggalan.

Minyak goreng kemasan premium mengalami kenaikan sebesar 0,50% menjadi Rp 21.601 per liter.

Sementara itu, bawang merah juga merangkak naik tipis ke angka Rp 38.679 per kilogram.

Namun, di tengah tren kenaikan ini, ada sedikit angin segar.

Harga bawang putih terpantau mengalami penurunan sekitar 1,09%, kini dibanderol di kisaran Rp 29.038 per kilogram.

Intip Harga Komoditas Lainnya

Bagi Anda yang berencana belanja hari ini, berikut adalah gambaran harga rata-rata bahan pokok lainnya di wilayah Jawa Timur:

Di sektor karbohidrat, Beras Premium dijual seharga Rp 14.868/kg, sedangkan Beras Medium berada di angka Rp 12.962/kg.

Untuk pemanis masakan, Gula Kristal Putih kini mencapai Rp 17.220/kg.

Beralih ke sumber protein, Daging Sapi (paha belakang) masih stabil di angka tinggi yakni Rp 124.328/kg.

Sementara itu, Daging Ayam Ras dibanderol Rp 35.237/kg dan Telur Ayam Ras berada di angka Rp 25.771/kg.

Untuk kebutuhan dapur lainnya, Minyakita tersedia di harga Rp 16.336/liter dan Gas Elpiji rata-rata di angka Rp 19.918.

Mengapa Harga Terus Bergoyang?

Kenaikan harga ini tidak lepas dari berbagai faktor kompleks.

Cuaca ekstrem yang tidak menentu seringkali menjadi penyebab utama terganggunya produksi pertanian di tingkat petani.

Selain itu, biaya distribusi yang dipengaruhi harga bahan bakar serta dinamika permintaan pasar menjelang periode tertentu turut memicu lonjakan harga.

Pemerintah terus berupaya menjaga stabilitas rantai distribusi agar pasokan tetap terjaga.

Namun, masyarakat tetap diimbau untuk selalu memantau informasi harga terkini agar dapat mengelola pengeluaran rumah tangga dengan lebih efektif di tengah situasi ekonomi yang dinamis ini.

Catatan: Harga di atas merupakan rata-rata provinsi Jawa Timur. Harga di pasar lokal mungkin memiliki selisih tergantung pada lokasi dan stok setempat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *