Kroasia vs Spanyol, La Furia Roja Menang Dramatis 2-1

TIGAPULUH – Pertandingan Kroasia vs Spanyol terbaru kembali menghadirkan drama sepak bola Eropa. Timnas Spanyol berhasil membalikkan keadaan dan mengalahkan Kroasia dengan skor 2-1 dalam lanjutan UEFA Nations League 2026/2027, Selasa, 6 Oktober 2026 waktu setempat.

Kemenangan tersebut terasa semakin istimewa bagi Spanyol karena mereka sempat tertinggal lebih dahulu. Kroasia membuka keunggulan melalui Ivan Perišić pada menit ke-17. Namun, Spanyol menunjukkan mental juara dengan bangkit pada babak kedua.

Mikel Merino menjadi pahlawan kemenangan Spanyol setelah mencetak dua gol. Gol pertamanya lahir pada menit ke-61 untuk menyamakan kedudukan, sedangkan gol keduanya pada menit ke-89 memastikan La Furia Roja pulang membawa tiga poin.

Pertandingan semakin menarik setelah Ivan Perisic menerima kartu kuning kedua dan harus meninggalkan lapangan pada menit ke-79.

Bermain dengan 10 pemain membuat Kroasia semakin kesulitan menghadapi tekanan Spanyol pada menit-menit akhir.

Hasil ini juga menjadi kabar penting bagi Spanyol dalam persaingan UEFA Nations League. Berdasarkan laporan Reuters, kemenangan atas Kroasia memastikan Spanyol lolos ke babak perempat final sekaligus memperpanjang catatan tidak terkalahkan menjadi 42 pertandingan.

Hasil Kroasia vs Spanyol Terbaru

Kroasia kalah 1-2 dari Spanyol dalam pertandingan UEFA Nations League 2026/2027.

Pertandingan berlangsung di Stadion Poljud, Split, Kroasia. Tuan rumah sempat tampil menjanjikan setelah Ivan Perisic mencetak gol pembuka pada menit ke-17.

Spanyol kemudian menyamakan kedudukan melalui Mikel Merino pada menit ke-61. Gelandang tersebut kembali mencetak gol pada menit ke-89 sekaligus mengubah skor menjadi 1-2.

Skor tersebut bertahan sampai pertandingan berakhir.

Dengan hasil ini, Spanyol semakin kokoh di puncak klasemen grup dan memastikan tiket menuju perempat final UEFA Nations League. Sementara itu, Kroasia harus melakukan evaluasi setelah gagal mempertahankan keunggulan di hadapan pendukung sendiri.

Babak Pertama Kroasia vs Spanyol

Pertandingan Kroasia vs Spanyol berlangsung dengan tempo tinggi sejak menit awal. Spanyol mencoba mengambil kendali melalui penguasaan bola, sementara Kroasia berusaha memanfaatkan dukungan publik tuan rumah.

Spanyol berusaha mengembangkan permainan melalui kombinasi umpan pendek. Para pemain tengah bergerak aktif untuk membuka ruang dan mengalirkan bola ke sektor sayap.

Kroasia tidak membiarkan Spanyol menguasai pertandingan dengan mudah. Tim tuan rumah tampil agresif ketika kehilangan bola dan berusaha memberikan tekanan kepada pemain Spanyol yang menguasai bola.

Strategi tersebut akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-17.

Ivan Perisic berhasil memanfaatkan peluang yang diperoleh Kroasia dan mencetak gol melalui sundulan yang mengarah ke sudut kiri bawah gawang Spanyol. Gol tersebut membuat Stadion Poljud bergemuruh.

Kroasia unggul 1-0 dan semakin percaya diri menghadapi salah satu tim terbaik Eropa tersebut. Setelah kebobolan, Spanyol meningkatkan tekanan. Anak asuh Luis de la Fuente berusaha mempercepat sirkulasi bola untuk menarik pemain Kroasia keluar dari posisi bertahan.

Namun, Kroasia mampu mempertahankan keunggulan sampai akhir babak pertama.

Spanyol memang lebih banyak menguasai bola, tetapi Kroasia memperlihatkan bahwa mereka tetap berbahaya ketika mendapatkan ruang untuk melakukan serangan balik.

Skor 1-0 untuk Kroasia bertahan hingga turun minum.

Spanyol Bangkit pada Babak Kedua

Memasuki babak kedua, Spanyol tampil lebih agresif.

Mereka meningkatkan tekanan dari lini tengah dan berusaha memanfaatkan ruang yang tersedia di sekitar kotak penalti Kroasia.

Perubahan pendekatan tersebut akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-61.

Mikel Merino berhasil menemukan ruang di area penalti sebelum melepaskan tembakan kaki kiri yang tidak mampu dihentikan penjaga gawang Kroasia.

Gol tersebut mengubah skor menjadi 1-1.

Spanyol kembali berada dalam posisi yang lebih menguntungkan secara psikologis. Setelah sempat tertinggal selama sebagian besar pertandingan, mereka berhasil menyamakan kedudukan dan mulai meningkatkan tekanan.

Kroasia mencoba merespons dengan mempertahankan organisasi pertahanan. Namun, tekanan Spanyol membuat para pemain tuan rumah harus bekerja lebih keras.

Situasi semakin sulit bagi Kroasia pada menit ke-79.

Ivan Perišić mendapatkan kartu kuning kedua sehingga harus meninggalkan pertandingan. Kroasia terpaksa melanjutkan pertandingan dengan 10 pemain.

Kondisi tersebut memberikan keuntungan besar bagi Spanyol.

Dengan keunggulan jumlah pemain, Spanyol lebih leluasa menguasai bola dan mengembangkan serangan. Kroasia harus lebih banyak berkonsentrasi menjaga pertahanan.

Meski demikian, pertandingan masih menyisakan waktu dan Kroasia berusaha mempertahankan hasil imbang.

Namun, tekanan Spanyol akhirnya menghasilkan gol kedua.

Pada menit ke-89, Mikel Merino kembali mencatatkan namanya di papan skor. Gol tersebut mengubah kedudukan menjadi 1-2 untuk keunggulan Spanyol.

Gol tersebut menjadi pukulan berat bagi Kroasia karena tercipta hanya beberapa menit sebelum pertandingan berakhir.

Spanyol kemudian menjaga keunggulannya hingga peluit panjang dibunyikan.

Mikel Merino Jadi Pahlawan Spanyol

Nama Mikel Merino menjadi sorotan utama dalam berita Kroasia vs Spanyol terbaru.

Gelandang Spanyol tersebut mencetak dua gol yang menentukan hasil pertandingan.

Peran Merino menjadi semakin penting karena Spanyol membutuhkan pemain dari lini kedua untuk membongkar pertahanan Kroasia.

Gol pertama pada menit ke-61 menghidupkan kembali harapan Spanyol setelah tertinggal 0-1.

Sementara gol keduanya pada menit ke-89 menjadi penentu kemenangan.

Penampilan tersebut memperlihatkan bahwa ancaman Spanyol tidak hanya berasal dari penyerang. Pemain tengah juga mampu masuk ke area berbahaya dan memberikan kontribusi langsung terhadap gol.

Bagi Spanyol, performa Merino menjadi salah satu aspek positif yang dapat dibawa ke pertandingan berikutnya.

Kemenangan tersebut juga menunjukkan kedalaman kualitas pemain yang dimiliki La Furia Roja.

Ivan Perišić Berikan Keunggulan untuk Kroasia

Sebelum menjadi salah satu pemain yang mendapat sorotan karena kartu merah, Ivan Perišić terlebih dahulu menjadi pencetak gol Kroasia.

Gol pada menit ke-17 memberikan keunggulan bagi tuan rumah dan membuat pertandingan berjalan sesuai harapan Kroasia.

Perišić menunjukkan pengalamannya dalam memanfaatkan peluang di kotak penalti.

Namun, kartu kuning kedua pada menit ke-79 mengubah jalannya pertandingan.

Setelah kehilangan Perišić, Kroasia harus bermain dengan 10 pemain. Kondisi tersebut membuat mereka semakin kesulitan menahan serangan Spanyol.

Keputusan disiplin menjadi salah satu aspek yang akan menjadi evaluasi bagi Kroasia setelah pertandingan.

Sebab, menghadapi tim seperti Spanyol dengan satu pemain lebih sedikit membuat tugas pertahanan menjadi sangat berat.

Kartu Merah Mengubah Jalannya Pertandingan

Kartu merah Perisic menjadi salah satu momen penting dalam pertandingan Kroasia vs Spanyol. Sebelum kartu tersebut keluar, Kroasia masih mempunyai kesempatan untuk mengamankan hasil imbang.

Namun, setelah bermain dengan 10 pemain, Spanyol semakin leluasa menguasai permainan. Kondisi ini menunjukkan betapa pentingnya disiplin dalam pertandingan internasional.

Tim yang menghadapi lawan berkualitas tinggi harus menjaga konsentrasi sepanjang pertandingan. Satu kesalahan dapat memberikan keuntungan besar kepada lawan.

Spanyol berhasil memanfaatkan kondisi tersebut dengan meningkatkan tekanan pada fase akhir pertandingan.

Gol Merino pada menit ke-89 akhirnya memastikan tiga poin untuk tim tamu.

Analisis Permainan Spanyol

Kemenangan Spanyol atas Kroasia tidak hanya ditentukan oleh dua gol Mikel Merino.

Ada beberapa faktor yang membuat tim asuhan Luis de la Fuente mampu membalikkan keadaan.

Salah satunya adalah kemampuan menjaga penguasaan bola.

Ketika tertinggal, Spanyol tidak panik. Mereka tetap berusaha memainkan sepak bola dengan karakteristik yang selama ini menjadi kekuatan mereka.

Umpan pendek, pergerakan pemain tanpa bola, dan pergantian posisi membuat Kroasia harus terus bergerak mengikuti aliran permainan.

Pendekatan tersebut akhirnya menciptakan ruang bagi pemain Spanyol.

Selain itu, Spanyol mampu meningkatkan intensitas permainan setelah turun minum.

Mereka tidak sekadar menguasai bola, tetapi juga menggunakannya untuk menekan pertahanan Kroasia.

Pergerakan pemain dari lini kedua menjadi faktor penting. Merino mampu memanfaatkan ruang dan mencetak dua gol yang menentukan.

Kondisi semakin menguntungkan setelah Kroasia kehilangan Perišić.

Spanyol kemudian memanfaatkan keunggulan jumlah pemain hingga akhirnya mencetak gol kemenangan.

Kroasia Tetap Memberikan Perlawanan

Meski kalah, Kroasia sebenarnya menunjukkan sejumlah hal positif. Mereka mampu mencetak gol terlebih dahulu dan membuat Spanyol berada dalam posisi tertekan. Pertahanan Kroasia juga mampu mempertahankan keunggulan sampai turun minum.

Hal tersebut menunjukkan bahwa Kroasia masih mempunyai kemampuan untuk memberikan perlawanan kepada tim elite Eropa. Namun, masalah muncul pada babak kedua. Setelah Spanyol meningkatkan tekanan, Kroasia kesulitan mempertahankan intensitas permainan.

Kartu merah Perisic semakin memperberat situasi. Kroasia akhirnya gagal mempertahankan skor dan harus menerima kekalahan di hadapan pendukung sendiri. Hasil ini menjadi pekerjaan rumah bagi pelatih dan pemain Kroasia menjelang pertandingan berikutnya.

Dampak Kemenangan bagi Spanyol

Kemenangan atas Kroasia mempunyai arti penting bagi Spanyol. Selain mendapatkan tiga poin, hasil tersebut memastikan mereka lolos ke babak perempat final UEFA Nations League.

Spanyol juga mempertahankan rekor tidak terkalahkan yang sangat panjang. Menurut laporan Reuters, kemenangan tersebut memperpanjang catatan Spanyol menjadi 42 pertandingan tanpa kekalahan.

Catatan tersebut menunjukkan konsistensi yang luar biasa. Namun, Spanyol tetap harus berhati-hati.

Kemenangan atas Kroasia memperlihatkan bahwa mereka masih dapat mengalami kesulitan ketika lawan berhasil mencetak gol lebih dahulu.

Spanyol harus meningkatkan efektivitas sejak awal pertandingan agar tidak selalu bergantung pada kebangkitan pada babak kedua.

Posisi Spanyol di UEFA Nations League

Hasil Kroasia vs Spanyol terbaru memberikan keuntungan besar bagi posisi Spanyol dalam persaingan grup.

Spanyol berada di puncak klasemen dengan 12 poin setelah pertandingan tersebut. Inggris berada di posisi kedua dengan sembilan poin, sedangkan Kroasia mengoleksi tiga poin. Ceko berada di posisi terbawah tanpa poin.

Situasi tersebut membuat posisi Spanyol semakin kuat. Kelolosan ke perempat final menjadi target penting yang sudah berhasil diamankan.

Meski demikian, pertandingan berikutnya tetap penting bagi Spanyol untuk mempertahankan posisi terbaik sekaligus menjaga momentum.

UEFA menjadwalkan Spanyol menghadapi Ceko pada 12 November 2026 dan kemudian menghadapi Inggris pada 15 November 2026. Kedua pertandingan tersebut dapat menjadi ujian berikutnya bagi tim asuhan Luis de la Fuente.

Tantangan Kroasia Setelah Kalah dari Spanyol

Kroasia kini harus segera bangkit. Kekalahan 1-2 dari Spanyol membuat posisi mereka semakin sulit dalam persaingan grup.

Namun, peluang untuk memperbaiki keadaan masih tersedia. Kroasia harus menjadikan pertandingan melawan Spanyol sebagai bahan evaluasi.

Salah satu hal yang harus diperhatikan adalah disiplin pemain. Kartu merah Perisic memberikan keuntungan besar kepada lawan dan mengubah keseimbangan pertandingan.

Selain itu, Kroasia perlu meningkatkan kemampuan mempertahankan keunggulan. Mereka mampu unggul 1-0 pada babak pertama, tetapi gagal menjaga skor tersebut sampai pertandingan selesai.

Melawan tim berkualitas tinggi, keunggulan satu gol belum dapat dianggap aman. Kroasia harus mampu mengontrol tempo permainan dan mencari cara untuk mengurangi tekanan lawan.

Rekor Pertemuan Kroasia vs Spanyol

Pertandingan Kroasia vs Spanyol selalu menjadi salah satu duel menarik dalam sepak bola Eropa.

Kedua negara mempunyai karakter permainan yang berbeda tetapi sama-sama memiliki tradisi kuat.

Spanyol dikenal dengan permainan berbasis penguasaan bola dan kombinasi umpan pendek.

Kroasia memiliki kekuatan pada lini tengah, pengalaman pemain, serta kemampuan memainkan pertandingan dengan tempo yang berubah-ubah.

Pertemuan kedua negara sebelumnya juga menghasilkan pertandingan yang menarik.

Pada Euro 2024, Spanyol berhasil mengalahkan Kroasia dengan skor 3-0 pada fase grup.

Sementara itu, pertemuan Euro 2020 yang dimainkan pada 2021 menghasilkan kemenangan Spanyol dengan skor 5-3 setelah pertandingan berlangsung hingga babak tambahan.

Kroasia juga pernah mengalahkan Spanyol. Pada Euro 2016, Kroasia menang 2-1.

Catatan tersebut menunjukkan bahwa pertandingan antara kedua tim selalu sulit diprediksi.

Setiap pertemuan mempunyai cerita berbeda, dan hasil terbaru kembali menjadi milik Spanyol.

Ada sejumlah alasan mengapa Kroasia vs Spanyol selalu menarik perhatian penggemar sepak bola.

Pertama adalah kualitas pemain.

Kedua tim mempunyai pemain yang berpengalaman tampil dalam pertandingan internasional.

Kedua adalah gaya permainan.

Spanyol mengandalkan penguasaan bola, sedangkan Kroasia mempunyai kemampuan untuk memainkan sepak bola teknis sekaligus melakukan serangan balik.

Ketiga adalah sejarah pertemuan.

Pertandingan sebelumnya menghasilkan berbagai skor dan drama sehingga setiap pertemuan baru selalu dinantikan.

Pertandingan terbaru kembali menghadirkan cerita menarik.

Kroasia unggul lebih dahulu.

Spanyol bangkit.

Perišić mendapat kartu merah.

Merino mencetak dua gol.

Dan Spanyol akhirnya memenangkan pertandingan.

Pertandingan Kroasia vs Spanyol terbaru berakhir dengan kemenangan dramatis Spanyol.

Kroasia sempat unggul melalui Ivan Perišić pada menit ke-17.

Namun, Spanyol menunjukkan mental kuat dan mampu membalikkan keadaan melalui dua gol Mikel Merino.

Gol pertama Merino tercipta pada menit ke-61 untuk menyamakan kedudukan. Gol keduanya lahir pada menit ke-89 dan memastikan kemenangan Spanyol dengan skor 2-1.

Kartu merah Perišić pada menit ke-79 menjadi salah satu titik balik pertandingan.

Spanyol mampu memanfaatkan keunggulan jumlah pemain dan terus menekan hingga mendapatkan gol kemenangan.

Hasil tersebut memastikan Spanyol lolos ke perempat final UEFA Nations League 2026/2027 sekaligus memperpanjang catatan tidak terkalahkan mereka menjadi 42 pertandingan.

Sementara itu, Kroasia harus segera melakukan evaluasi. Kekalahan ini memperlihatkan bahwa mereka masih membutuhkan konsistensi lebih baik dalam mempertahankan keunggulan, terutama ketika menghadapi lawan dengan kualitas seperti Spanyol.

Bagi penggemar sepak bola, Kroasia vs Spanyol terbaru menjadi bukti bahwa pertandingan belum selesai sampai peluit panjang dibunyikan. Keunggulan satu gol dapat berubah dalam beberapa menit, dan kemampuan menjaga konsentrasi hingga akhir menjadi salah satu kunci keberhasilan di level internasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *